Sabtu, 15 Juni 2013

KEAJAIBAN PLANET, BUKTI-BUKTI PENCIPTAAN DI BUMI


Keajaiban Planet
Bukti-bukti Penciptaan di Bumi

Angkasa luar, ruang hampa dan tak bertepi yang rahasianya belum bisa diungkap oleh ilmu pengetahuan. Terdiri atas galaksi, bintang, planet, komet, awan, debu, dan benda-benda angkasa lainnya yang bergerak dalam keselarasan sempurna. Salah satu galaksi yang didalamnya terdapat tata surya kita adalah Galaksi Bima Sakti. Berikut planet-planet yang menyusun Galaksi Bima Sakti yang dimulai dari planet yang terjauh dari matahari :
1.     Pluto
Merupakan planet terjauh dari matahari. Terdiri dari bebatuan dan udara yang amat dingin. Suhu permukaannya mencapai -238` C. Hal ini mengakibatkan atmosfir yang ada di planet Pluto sangatlah tipis dan berubah menjadi bongkahan es, satu bongkahan es yang mati.

2.     Neptunus
Tak ubahnya seperti Pluto, disebut sebagai planet beku. Suhu permukaan mencapai -218` C. Atmosfirnya terdiri dari kandungan gas hydrogen, helium, dan metana yang sangat beracun bagi kehidupan. Kandungan metana yang tinggi menyebabkan atmosfir biru. Planet ini merupakan dunia mematikan. Badai bertiup kencang mendekati 2000 km/jam, bergemuruh di seluruh permukaan planet.

3.     Uranus
Planet mati yang pada permukaannya terdapat batuan dan es. Butuh 84 tahun bumi bagi Uranus untuk mengelilingi matahari. Atmosfirnya terdiri dari hydrogen, helium, dan metana yang mematikan bagi kehidupan.

4.     Saturnus
Ini adalah planet terbesar kedua dalam system tata surya dan dikenal dengan system berbentuk cincin yang mengitarinya. Cincin ini terdiri dari gas, batuan, dan es. Saturnus merupakan planet yang seluruhnya terdiri dari gas, yaitu  75% hydrogen dan 25% helium, dan kerapatannya lebih rendah dari kerapatan air.

5.     Jupiter
Merupakan planet terbesar dalam tata surya, planet gas dengan ukuran 318 kali lebih besar dari planet bumi. Bentukan alam yang menarik di dalam atmosfirnya adalah apa yang disebut “bintik merah raksasa”, adalah badai yang luar biasa kuatnya, bisa untuk menelan dua planet bumi. Tidak ada daratan pada planet ini, suhu yang dingin, terjadi badai ratusan tahun, dan terdapat medan magnet yang mematikan makhluk hidup apapun. Planet yang mengerikan dan menakutkan.
IO yang merupakan bulan dari planet ini berfungsi sebagai generator listrik yang mampu membangkitkan tegangan 400ribu volt diantara dua kutubnya.

6.     Mars
Planet ini tidak cocok untuk kehidupan manusia sebab sebagian besar terdiri dari gas karbondioksida. Seluruh permukaannya dipenuhi oleh kawah, hasil dari tubrukan meteor yang terus menerus angin kencang yang bertiup di seluruh permukaannya, yang dapat menimbulkan badai pasir berbulan-bulan.
7.     Venus
Berbeda dari planet lainnya yang bersuhu dingin. Venus disebut sebagai pemanggang raksasa, suhu permukaannya mencapai 450` C yang cukup untuk melelehkan timah. Atmosfirnya berupa lapisan tebal karbondioksida. Di permukaan planet, tekanan atmosfer setara dengan 90 kali tekanan atmosfer bumi. Di atmosfernya terdapat berlapis-lapis asam sulfat sehingga venus sering diguyur hujan asam yang mematikan.

8.     Merkurius
Planet terdekat dengan matahari. Rotasinya amat lambat, menyebabkan perbedaan siang dan malam sangat lama, satu belahan planet menadi begitu panas merah membara dan belahan lain membeku. Perbedaan suhu antara siang dan malam mencapai 1000`C sehingga tidak mungkin ada kehidupan dalam linkungan seperti ini.
Delapan dari Sembilan planet penyusun galaksi bima sakti termasuk 53 bulan (satelit) tidak mampu untuk menopang kehidupan. Semuanya tak lebih dari plnet mati, bola beku atau gas yang membisu. Namun ada satu planet yang berbeda dengan yang lain yaitu bumi. Dengan atmosfer yang ramah. Kondisi permukan, suhu permukaan medan magnet, ketersediaan unsur-unsur, serta jarak yang tepat dari matahari, tampak seperti rancangan khusus yang di desain untuk menyokong berlangsungnya kehidupan. Bumi adalah lingkungan yang dengan sengaja telah dirancang sebagai tempat berlangsungnya kehidupan. Terdapat keseimbangan kehidupan paling selaras baik di udara, darat, dan laut.terdapat juaan makhluk hidup yang ada di bumi. Keadaan khusus yang dirancang paling sesuai bagi kehdupan. Jika ada perubahan terkecil terhadapnya dapat mengakibatkan bencana yang besar. Penciptaan bumi merupakan bukti keberadaan Allah dan kesempurnaan ciptaanNya. Hal ini disebutkan dalam QS Luqman : 10-11 yang artinya “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu, dan memperkembanggiakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaKu apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahanmuselain Allah. Sebenarnya orang-orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata”
Planet biru yang diciptakan secara sempurna ini memiliki berbagai sifat ajaib dengan segala keistimewaannya. Berikut berbagai sifat ajaib yang terdapat di balik proses penciptaan bumi :
a.      Suhu bumi
Suhu dan atmosfer adalah unsur penting pertama bagi kehidupan di bumi. Planet biru ini memiliki dua hal, baik suhu yang memungkinkan untuk hidup dan atmosfer yang dapat dihirup oleh makhluk hidup, khususnya bagi makhluk hidup yang kompleks seperti manusia. Dua faktor ini telah ada karena keberadaan hal lain yaitu jarak antara bumi dan matahari. Bumi tidak akan menjadi tempat kehidupan bila jaraknya ke matahari lebih dekat seperti planet Venus atau terlalu jauh seperti planet Jupiter. Adanya kehidupan juga dipengaruhi dengan suhu rata-rata di bumi. Ahli geologi Amerika, Frank Ress dan Raymond Siever menunjukkan keistimewaan suhu rata-rata di bumi. Mereka menyatakan “kehidupan seperti yang kita ketahui hanya mungkin terjadi pada selang suhu yang sangat sempit. Selang suhu ini mungkin hanya 1 atau 2% dari selang suhu antara nol mutlak dan suhu permukaan matahari”. Terjaganya selang suhu ini juga berkaitan dengan jumlah panas yang dipancarkan matahari.Pengurangan atau kenaikan pancaran panas dari matahari berakibat pada kelangsungan makhluk hidup.
Tidak hanya suhu rata-rata harus ideal, panas yang tersedia juga harus tersebar merata. Kondisi khusus yang memastikn hal ini terjadi yaitu :
·       Kemiringan sumbu rotasi bumi terhadap garis edarnya
·       Kecepatan bumi berputar pada sumbunya selama 24 jam yang menyebabkan perbedaan siang dan malam tidak terlalu lama
·       Keadaan di permukaan bumi (bentukan alam), di penuhi penghalang (pegunungan) yang menghambat gerakan udara yang begitu besar

b.     Massa bumi dan perisainya
Bumi dirancang agar tepat seukurannya sekarang ini. Ukuran bumi sudah pas, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar. Selain massa bumi, susunan perut bumi juga dirancang khusus. Disebabkan bumi memiliki medan magnet kuat yang berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup seperti menentukan arah dengan kompas, digunakan burung saat migrasi untuk menentukan arah, membentuk perisai yang melindungi bumi dari benda-benda berbahaya di sekitarnya. Jika perisai ini tidak ada kehidupan akan musnah.
Allah berfirman dalam QS Al Anbiyaa : 32, yang artinya “Dan Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya”

c.      Susunan Atmosfer yang sempurna
Selama ini ada pemahaman yang salah oleh masyarakat luas lewat film fiksi yang menceritakan mudahnya para ilmuwan untuk menemukan atmosfer yang cocok untuk kehidupan. Padahal itu salah, tak ada atmosfer yang mampu menyokong kehidupan kecuali atmosfer di Bumi.  Bumi memang dirancang khusus untuk menopang kehidupan. Begitu pula dengan atmosfer yang ada di bumi. Telah diatur sedemikian rupa secara sempurna sehingga bisa digunakan bernapas bagi makhluk hidup. Sedikit keluar dari atmosfer tidak bisa hidup tanpa baju khusus. Atmosfer bumi tersusun atas 78% Nitrogen, 21% Oksigen, dan sisanya karbondioksida. Oksigen sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Oksigen terlibat dalam berbagai reaksi kimia. Dan kadar oksigen yang ada di bumi (sebesar 21%) ditetapkan dengan sangat tepat oleh Sang Maha Pencipta, Allah SWT.
Kadar oksigen di atmosfer ini bertahan pada nilai yang tepat adalah berkat system “daur ulang” yang luar biasa. Di bumi terdapat kerjasama yang ditunjukkan antara tumbuhan dan hewan dalam hal pengambilan gas oksigen dan karbondioksida. Adanya keseimbangan yang terjadi antara keduanya. Tumbuhan bernapas menghirup gas karbondioksida dan melepaskan oksigen ke alam. Sedangkan hewan menghirup gas oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Sungguh suatu bentuk kesempurnaan dan kebenaran penciptaanNya. Bila antara keduanya sama-sama menghirup oksigen tentu lama-lama kehidupan akan musnah karena oksigen telah habis.
Aspek lain dari atmosfer adalah kerapatannya, yang telah disesuaikan dengan tepat sekali bagi kita untuk bernafas. “Allah menciptakan langit dan bumi dengan hak. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang mukmin.”(QS Al-Ankabut:44)
d.     Pernafasan yang sempurna
Penafasan adalah proses yang rumit. System tubuh dirancang sedemikian sempurna sehingga kita tak perlu memikirkan pernafasan. Penyebab begiu pentingnya pernafasan adalah karena berjuta-juta reaksi yang harus tetap berlangsung dalam tubuh untuk menjaga kelangsunganhidup kita, semuanya memerlukan oksigen. Oksigen membanjiri sekitar 300juta ruang kecil yang ada dalam paru-paru. Pembuluh kapiler yang melekat pada ruang ini menyerap oksigen dalam sekejap dan melepaskan karbondioksida. Proses ini memerlukan waktu tak lebih dari setengah detik. Oksigen bersih masuk dan karbondioksida kotor keluar.
Ruang kecil dalam paru-paru (sekitar 300juta) berfungsi untuk memaksimalkan luas permukaan yang bersentuhan dengan udara. Ruang kecil ini dan juga pembuluh kapiler yang melekat padanya dirancang untuk meningkatkan laju pertukaran oksigen dan karbondioksida. Tetapi rancangan ini bergantung padafaktor lain yaitu kerapatan, kekentalan, dan tekanan udara yang tepat agar bisa keluar masuk dalam paru-paru. Hal ini berkaitan dengan sifat dan nilai aritmatika atmosfer. Nilai numeric dari atmosfer bukan hanya kita perlukan untuk bernapas, tetapi juga untuk menjaga agar planet biru ini tetap biru.
Seluruh keseimbangan yang diatur dengan tepat ini menunjukkan kebesaran Sang Pencipta. Macam keseimbangan yang memungkinkan kehidupan :
§  Gravitasi di permukaan bumi
§  Ketebalan kerak bumi
§  Masa perputaran pada sumbu bumi
§  Kandungan ozon di Atmosfer
§  Aktifitas gempa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar